Rabu, 23 Oktober 2024

KONEKSI ANTAR MATERI MODUL 3.1 - PENGAMBILAN KEPUTUSAN BERBASIS NILAI-NILAI KEBAJIKAN SEBAGAI PEMIMPIN

 

KONEKSI ANTAR MATERI MODUL 3.1 - PENGAMBILAN KEPUTUSAN BERBASIS NILAI-NILAI KEBAJIKAN SEBAGAI PEMIMPIN

Wahid Nurmawan,S.Pd

CGP Angkatan 11

SMKN 1 Muara Uya Tabalong

REFLEKSI DARI KUTIPAN “MENGAJARKAN ANAK MENGHITUNG ITU BAIK, NAMUN MENGAJARKAN MEREKA APA YANG BERHARGA/UTAMA ADALAH YANG TERBAIK” BOB TALBERT

KAITANNYA DENGAN PROSES PEMBELAJARAN YANG SEDANG ANDA PELAJARI SAAT INI

Kutipan tersebut membandingkan pegajaran keterampilan praktis seperti menghitung, dan pengajaran nilai-nilai dan prioritas yang lebih penting dalam kehidupan. Mengajarkan anak-anak untuk menghitung adalah hal yang baik dan penting dalam pendidikan mereka, tetapi yang lebih penting adalah memberi mereka pemahaman tentang apa yang benar-benar penting dalam hidup, seperti nilai-nilai moral, etika, kejujuran, empati, dan kebaikan.

Dalam konteks proses pembelajaran yang sedang Saya alami, kutipan tersebut mungkin mengingatkan Saya bahwa dalam pembelajaran selain keterampilan dan pengetahuan , penting juga untuk memperhatikan nilai-nilai dan prinsip-prinsip yang membentuk karakter . Proses pembelajaran tidak hanya tentang peningkatan pengetahuan teknis, tetapi juga tentang pertumbuhan pribadi dan pengembangan nilai-nilai yang akan membantu murid menjadi individu yang lebih baik secara menyeluruh.

NILAI-NILAI ATAU PRINSIP-PRINSIP YANG KITA ANUT DALAM SUATU PENGAMBILAN KEPUTUSAN DAPAT MEMBERIKAN DAMPAK PADA LINGKUNGAN KITA

1. Integritas: Mengutamakan integritas dalam pengambilan keputusan dapat memastikan bahwa keputusan yang diambil didasarkan pada kejujuran, kebenaran, dan moralitas. Hal ini dapat menciptakan lingkungan sekolah yang memiliki budaya yang kuat dalam hal kejujuran dan kepercayaan, yang pada gilirannya dapat mendorong siswa untuk menghormati nilai-nilai tersebut.

2. Keadilan: Memiliki prinsip-prinsip keadilan dalam pengambilan keputusan berarti memperlakukan setiap individu dengan adil dan setara. Ini bisa mempengaruhi kebijakan sekolah dalam hal pengakuan prestasi, penegakan aturan, dan distribusi sumber daya. Memastikan keadilan dalam lingkungan pendidikan dapat menciptakan atmosfer yang inklusif dan mendukung bagi semua siswa.

3. Empati: Memprioritaskan empati dalam pengambilan keputusan dapat membantu pendidik memahami perspektif dan kebutuhan siswa dengan lebih baik. Dengan mempertimbangkan empati dalam interaksi dan keputusan, sekolah dapat menciptakan lingkungan yang ramah, mendukung, dan memotivasi siswa untuk tumbuh dan belajar.

NILAI-NILAI ATAU PRINSIP-PRINSIP YANG KITA ANUT DALAM SUATU PENGAMBILAN KEPUTUSAN DAPAT MEMBERIKAN DAMPAK PADA LINGKUNGAN KITA

4. Kualitas Pendidikan: Nilai-nilai seperti komitmen terhadap kualitas pendidikan, inovasi, dan tanggung jawab dapat membentuk budaya pembelajaran yang dinamis dan berkembang di lingkungan sekolah. Dengan mengutamakan nilai-nilai ini dalam pengambilan keputusan, sekolah dapat terus berupaya untuk meningkatkan standar pendidikan, memotivasi staf dan siswa, serta menciptakan lingkungan di mana prestasi akademik dapat tumbuh. 5. Kerjasama: Mendorong nilai-nilai kerjasama dan kolaborasi dalam pengambilan keputusan dapat memperkuat hubungan antara staf, siswa, dan komunitas sekolah. Dengan memprioritaskan kerjasama, sekolah dapat menciptakan atmosfer di mana dukungan saling memperkuat dan mempromosikan pembelajaran yang berkelanjutan.

BAGAIMANA ANDA SEBAGAI SEORANG PEMIMPIN PEMBELAJARAN DAPAT BERKONTRIBUSI PADA PROSES PEMBELAJARAN MURID, DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN ANDA?

Sebagai pemimpin pembelajaran saya punya wewenang untuk menciptakan pembelajaran berkualitas yang berpihak kepada siswa. Untuk itu, wawasan yang saya miliki, utamanya wawasan dari pengalaman mengikuti Pendidikan Guru Penggerak bisa berkontribusi terhadap terciptanya pembelajaran yang berpihak kepada siswa.

Sebuah Pengambilan keputusan akan sangat berpengaruh terhadap hasil yang akan dicapai untuk itu sebagai seorang pemimpin pmebelajaran saya juga harus bisa menganalisis dengan benar sebelum membuat keputusan yang berimplikasi terhadap siswa

KESIMPULAN, REFLEKSI DAN KETERKAITAN DENGAN MODUL SEBELUMNYA

KAITAN FILOSOFI KI HAJAR DEWANTARA DENGAN PRATAP TRILOKA DENGAN PENERAPAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN SEBAGAI SEORANG PEMIMPIN

Sebagai seorang Pemimpin harusnya bisa menjadi contoh bagi yang di pimpin sesuai dengan filosofi “Ing ngarsa sung tuladha / di depan selalu memberi contoh atau teladan”

Sebagai seorang Pemimpin Juga harus bisa memberi semangat kepada yang di pimpin sesuai dengan filosofi “ Ing madya mangun karsa: di tengah selalu memberi semangat”

Dan sebagai seorang Pemimpin hendaknya juga bisa memberi dukungan bagi yang di pimpin sesuai filosofi dengan “Tut wuri handayani: di belakang selalu memberi dorongan atau dukungan

BAGAIMANA NILAI-NILAI YANG TERTANAM DALAM DIRI KITA, BERPENGARUH KEPADA PRINSIP-PRINSIP YANG KITA AMBIL DALAM PENGAMBILAN SUATU KEPUTUSAN

Nilai-nilai yang tertanam dalam diri kita akan sangat berpengaruh terhadap keputusan yang akan kita ambil karena nilai tersebut akan menjadi landasan moral dalam suatu pengambilan keputusan. Misalnya, jika kita memiliki nilai kejujuran sudah kita pegang, maka dalam pengambilan keputusan kita tidak akan membuat keputusan yang di dalamnya terdapat suatu penipuan atau rekayasa. Atau misal kita memiliki nilai integritas maka keputusan yang akan kita ambil akan sesuai dengan kejujuran terhadap institusi kita.

BAGAIMANA MATERI PENGAMBILAN KEPUTUSAN BERKAITAN DENGAN KEGIATAN ‘COACHING’ (BIMBINGAN) YANG DIBERIKAN PENDAMPING ATAU FASILITATOR DALAM PERJALANAN PROSES PEMBELAJARAN KITA, TERUTAMA DALAM PENGUJIAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN YANG TELAH KITA AMBIL? APAKAH PENGAMBILAN KEPUTUSAN TERSEBUT TELAH EFEKTIF, MASIHKAH ADA PERTANYAAN-PERTANYAAN DALAM DIRI KITA ATAS PENGAMBILAN KEPUTUSAN TERSEBUT? HAL-HAL INI TENTUNYA BISA DIBANTU OLEH SESI ‘COACHING’ YANG TELAH DIBAHAS PADA SEBELUMNYA.

Pada pembahasan materi pengambilan keputusan berkaitan dengan kegiatan ‘coaching’ (bimbingan) yang diberikan pendamping atau fasilitator dalam perjalanan proses pembelajaran sudah baik dan mampu saya terima dengan baik terutama dalam pengujian pengambilan keputusan yang telah kita ambil. Pengambilan keputusan akan saya buat seefektif mungkin.

BAGAIMANA KEMAMPUAN GURU DALAM MENGELOLA DAN MENYADARI ASPEK SOSIAL EMOSIONALNYA AKAN BERPENGARUH TERHADAP PENGAMBILAN SUATU KEPUTUSAN KHUSUSNYA MASALAH DILEMA ETIKA?

Sebagai seorang guru, aspek sosial emosional yang kita miliki akan sangat berpengaruh terhadap hasil keputusan, terutama yang menyangkut masalah dilema etika. Untuk itu, seorang guru harus dalam kesadaran penuh dalam menyikapi suatu masalah dan saat harus mengambil suatu keputusan.

Dari hasil wawancara sebelumnya juga bisa diambil pelajaran bahwa keputusan yang baik adalah keputusan yang dilakukan dengan pemikiran matang dan tidak dalam keadaan emosional.

BAGAIMANA PEMBAHASAN STUDI KASUS YANG FOKUS PADA MASALAH MORAL ATAU ETIKA KEMBALI KEPADA NILAI-NILAI YANG DIANUT SEORANG PENDIDIK?

Dari hasil belajar studi kasus , yang saya dapatkan adalah Jika ada kasus yang berkaitan dengan masalah moral atau etika, seorang pendidik harus berlandaskan atau berpedoman pada nilai-nilai kebajikan yang diyakininya. Misalnya ada masalah yang di sana terdapat bujukan moral tentang kejujuran yang sebenarnya menguntungkan secara pribadi, seorang pendidik harus tetap mengutamakan nilai-nilai kejujuran sehingga hasil yang akan diputuskan bisa dipertanggungjawabkan secara moral.

BAGAIMANA PENGAMBILAN KEPUTUSAN YANG TEPAT, TENTUNYA BERDAMPAK PADA TERCIPTANYA LINGKUNGAN YANG POSITIF, KONDUSIF, AMAN DAN NYAMAN.

Pengambilan keputusan yang tepat seharusnya melalui pendekatan paradigma, prinsip, dan 9 langkah pengambilan keputusan agar hasil akhirnya berdampak kepada lingkungan yang positif, kondusif, aman, dan nyaman sesuai dengan yang dipalajari di Modul 3.1. ini.

APAKAH TANTANGAN-TANTANGAN DI LINGKUNGAN ANDA UNTUK DAPAT MENJALANKAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN TERHADAP KASUS-KASUS DILEMA ETIKA INI? ADAKAH KAITANNYA DENGAN PERUBAHAN PARADIGMA DI LINGKUNGAN ANDA?

Hasil dari pengambilan keputusan dalam dilema etika kadang menimbulkan pro dan kontra yang merupakan tantangan yang harus dihadapi karena akan berdampak kepada berbagi pihak. Tantangan-tantangan tentunya berkaitan dengan perubahan paradigma karena jika paradigma yang digunakan oleh beberapa orang yang terlibat kadang berbeda, hal tersebut akan sangat berpengaruh terhadap sudut pandang seseorang dalam menilai suatu masalah.

APAKAH PENGARUH PENGAMBILAN KEPUTUSAN YANG KITA AMBIL INI DENGAN PENGAJARAN YANG MEMERDEKAKAN MURID-MURID KITA? BAGAIMANA KITA MEMUTUSKAN PEMBELAJARAN YANG TEPAT UNTUK POTENSI MURID KITA YANG BERBEDA-BEDA?

Saat kita sebagai guru mengambil keputusan dalam hal pembelajaran kepada murid, tentunya akan sangat berpengaruh terhadap kualitas pembelajaran yang kita laksanakan. Contohnya saat mengambil keputusan supervisi akademik adalah momen untuk kta merefleksikan proses pembelajaran kita.

Kita bisa memutuskan menerapkan pembelajaran berdiferensiasi dan bebasis kompetensi sosial emosional untuk mengakomodasi kebutuhan siswa sesuai dengan potensi dan minat yang dimilikinya.

BAGAIMANA SEORANG PEMIMPIN PEMBELAJARAN DALAM MENGAMBIL KEPUTUSAN DAPAT MEMPENGARUHI KEHIDUPAN ATAU MASA DEPAN MURID-MURIDNYA?

Setiap keputusan yang dilakukan guru sebagai pemimpin pembelajaran akan memengaruhi kehidupan atau masa depan murid-muridnya. Jika guru mengambil keputusan untuk melaksanakan pembelajaran dengan memperhatikan potensi dan kebutuhan siswa serta bisa menerapkan PSE, maka siswa bisa berkembang secara optimal baik secara kompetensi maupun sescara sosial emosional. Potensi siswa yang berkembang tersebut bisa menjadi bekal bagi siswa tersebut dalam menghadapi persoalan di masa depan.

APAKAH KESIMPULAN AKHIR YANG DAPAT ANDA TARIK DARI PEMBELAJARAN MODUL MATERI INI DAN KETERKAITANNYA DENGAN MODUL-MODUL SEBELUMNYA?

Simpulan akhir yang dapat dari modul ini adalah saat harus mengambil suatu keputusan, seorang pemimpin harus memperhatikan paradigma dan prinsip pengambilan keputusan, serta keputusan diambil melalui sembilan tahap pengambilan keputusan.

Dan apapaun keputusan itu haruslah bersandar pada keputusan yang bisa berpihak pada murid.

SEJAUH MANA PEMAHAMAN ANDA TENTANG KONSEP-KONSEP YANG TELAH ANDA PELAJARI DI MODUL INI, YAITU: DILEMA ETIKA DAN BUJUKAN MORAL, 4 PARADIGMA PENGAMBILAN KEPUTUSAN, 3 PRINSIP PENGAMBILAN KEPUTUSAN, DAN 9 LANGKAH PENGAMBILAN DAN PENGUJIAN KEPUTUSAN. ADAKAH HAL-HAL YANG MENURUT ANDA DI LUAR DUGAAN?

Pemahaman saya tentang konsep-konsep yang telah saya pelajari di modul ini, yaitu: dilema etika dan bujukan moral, 4 paradigma pengambilan keputusan, 3 prinsip pengambilan keputusan, dan 9 langkah pengambilan dan pengujian keputusan bisa saya pahami dan akan saya terapkan disetiap keputusan yang akan saya buat nantinya.

Hal yang diluar dugaan saya adalah bahwa selama ini kita cenderung menggunakan prinsip berbasis rasa perduli. Akan tetapi stelah mempelajari modul 3.1 ini saya semakin terbuka untuk bisa menggunakan 4 paradigma pengambilan keputusan, 3 prinsip pengambilan keputusan, dan 9 langkah pengambilan dan pengujian keputusan dalam setiap pengambilan keputusan.

SEBELUM MEMPELAJARI MODUL INI, PERNAHKAH ANDA MENERAPKAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN SEBAGAI PEMIMPIN DALAM SITUASI MORAL DILEMA? BILAMANA PERNAH, APA BEDANYA DENGAN APA YANG ANDA PELAJARI DI MODUL INI?

Saya pernah mengambil keputusan dalam situasi dilema etika, sebelum mempelajari modul ini wawasan saya sebagai dasar mengambil keputusan masih sangat terbatas, sedangkan setelah mempelajari modul 1.3 ini wawasan dasar pengambilan kputusan saya semakin bertambah sehingga diharpakan mampu mengambil keputusan yang terbaik

BAGAIMANA DAMPAK MEMPELAJARI KONSEP INI BUAT ANDA, PERUBAHAN APA YANG TERJADI PADA CARA ANDA DALAM MENGAMBIL KEPUTUSAN SEBELUM DAN SESUDAH MENGIKUTI PEMBELAJARAN MODUL INI?

Materi dalam modul ini berdampak positif bagi saya, terutama saat dihadapkan untuk mengambil suatu keputusan. Sebelumnya, saya memutuskan suatu masalah hanya dengan mengidentifikasi masalah dan mempertimbangkan dampak dari keputusan yang akan dibuat. Namun, sekarang saya bisa mengaplikasikan paradigma, prinsip-prinsip, dan 9 langkah dalam mengambil keputusan terhadap suatu permasalahan.

SEBERAPA PENTING MEMPELAJARI TOPIK MODUL INI BAGI ANDA SEBAGAI SEORANG INDIVIDU DAN ANDA SEBAGAI SEORANG PEMIMPIN?

Topik modul ini penting bagi saya sebagai individu karena dalam kehidupan ini kita sering dihadapkan berbagai pengambilan suatu keputusan yang terbaik bagi diri kita. Sebagai seorang pemimpin, topik ini juga sangat penting karena bisa menjadi pedoman saat saya harus membuat suatu keputusan yang dalam hal ini keputusan tersebut tidak hanya menyangkut diri saya pribadi, tetapi menyangkut kepentingan orang banyak dengan menggunakan pendekatan 4 paradigma, 3 prinsip, dan 9 langkah dalam mengambil keputusan terhadap suatu permasalahan.

TERIMA KASIH

Salam Guru Penggerak Tergerak, Bergerak dan Menggerakkan

Senin, 02 September 2024

Modul mesin koversi energi

 

 

 

 

 

 


MODUL AJAR

 

 

 

Satuan Pendidikan

:

SMKN 1 Muara Uya

Bidang Keahlian

:

Teknologi dan rekayasa

Program Keahlian

:

Teknik Otomotif

Nama Guru

:

Wahid Nurmawan, S.Pd.

Mata Pelajaran

:

Konsentrasi keahlian Teknik Alat

Berat

Fase/Kelas/Semester

:

E/X/Gasal

Tahun Pelajaran

:

2024/2025

Alokasi Waktu

:

18JP @ 45 menit (10pertemuan)

Text Box: Capaian Pembelajaran

 

 

Meliputi pemeliharaan dan penggantian komponen otomotif mencakup dan tidak terbatas pada engine, chasis kelistrikan, dan bodi kendaraan.

 

Pada akhir fase E, peserta didik mampu menjelaskan fungsi dan cara kerja komponen utama engine (pada proses kerja motor 2 langkah dan 4 langkah), komponen pemindah tenaga, komponen casis, komponen tambahan dan komponen perlengkapan lainya, mengidentifikasi struktur, fungsi dan lokasi komponen otomotif, menerapkan persiapan form pemeriksaan sesuai manual perbaikan, penggunaan tools dan SST di tempat kerja, menerapkan pemeriksaan komponen dengan alat sesuai dengan manual perbaikan serta menyimpan hasil pemeriksaan..


 

 


 

 

 


 

 

 

 

C.  Indikatar Pencapaian Kompetensi

1.     Indikator KD 3.4 dan 4.4

3.4.1  Menjelaskan proses kerja mesin konversi energi

3.4.2  Menguraikan proses mesin konversi energi

4.4.1  Mendemonstrasikan proses kerja mesin konversi energi

4.4.2  Mengecek hasil demontrasi proses kerja mesin

2.     Indikator KD 3.5 dan 4.5

3.5.1  Menjelaskan cara kerja engine

3.5.2  Menampilkan klasifikasi engine

4.5.1  Mengkonsepkan klasifikasi engine

4.5.2  Membeda - bedakan klasifikasi engine

3.      Indikator KD 3.6 dan 4.6

3.6.1  Menjelaskan cara kerja engine 2 dan 4 langkah

3.6.2  Mengidentifikasi engine 2 dan 4 langkah

4.6.1  Memeragakan cara kerja    engine 2 dan 4 langkah

4.6.2  Menggolongkan cara kerja    engine 2 dan 4 langkah

 

 

D.  Tujuan Pembelajaran

·       Pertemuan 1-2

a)        Peserta didik dapat menjelaskan pengertian motor bakar

b)        Peserta didik mampu mengklasifikasikan motor bakar sesuai dengan buku informasi

c)        Peserta didik dapat menjelaskan perbedaan motor bakar 4 tak dan 2 tak berdasarkan jenis motor bakarnya sesuai dengan buku informasi

d)        Peserta didik mampu menjelaskan cara kerja motor 4 tak dan 2 tak sesuai dengan buku informasi

·       Pertemuan 3-4

a)        Peserta didik dapat menjelaskan komponen-komponen motor bakar 4 tak dan 2 tak sesuai dengan buku informasi

b)        Peserta didik mampu menjelaskan fungsi komponen-komponen motor bakar sesuai dengan buku informasi

c)        Peserta didik mampu memahami konsep efisiensi motor bakar sesuai dengan buku informasi.

·       Pertemuan 5-6

a)        Peserta didik dapat menjelaskan pengertian motor listrik

b)        Peserta didik mampu mengklasifikasikan motor listrik sesuai dengan buku informasi

c)        Peserta didik dapat menjelaskan perbedaan motor bakar dan motor listrik berdasarkan jenis motor sesuai dengan buku informasi

d)        Peserta didik mampu menjelaskan komponen-komponen motor listrik sesuai dengan buku informasi


 

 

e)        Peserta didik mampu memahami konsep efisiensi motor listrik sesuai dengan buku informasi.

 

E.   Materi Pokok

a.  Pertemuan 1 & 2

·    Motor bakar

·    Siklus motor bensin 2 langkah

·    Diagram PV motor bensin 2 langkah

·    Siklus motor bensin 4 langkah

b.  Pertemuan 3 & 4

o Jenis-jenis motor bakar

o Diagram PV motor bensin 4 langkah

o Siklus motor Diesel 4 Langkah

o Diagram PV motor diesel 4 langkah

c.  Pertemuan kertiga 5 & 6

·     Prinsip kerja Motor listrik

·     Karakteristik Motor listrik

·     Prinsip kerja generator listrik

·     Karakteristik generator listrik

 

 

F.   Metode Pembelajaran

a.     Pendekatan    :      Saintifik (Pengetahuan dan penalaran)

b.     Metode           :      a. Ceramah

b.  Demonstrasi

c.  Tanya jawab/wawancara

d.  Test

e.  Diskusi

f.  Penugasan / pembuatan laporan


 

 

G.  Kegiatan Pembelajaran

1.     Pertemuan 1 & 2.

 

Kegiatan pembelajaran

Waktu

(Menit)

1.1  Kegiatan Awal  

Ø  Berdoa bersama yang dipimpin ketua kelas

Ø  Absensi peserta didik untuk menumbuhkan sikap disiplin

Ø  Guru menjelaskan topik dan manfaat SK-KD dan indikator yang akan dipelajari, guna mengkondisikan dan memotivasi peserta didik untuk belajar

Ø  Pre test melalui Tanya jawab ke peserta didik tentang motor bakar dan klasifikasinya

1.2  Kegiatan Inti  

v   Mengamati

Ø  Peserta didik memperhatikan penjelasan tentang strategi pembelajaran serta cara penilaian yang akan dilakukan terkait dengan kompetensi yang dipelajari

Ø  Guru mengaitkan materi motor bakar dengan kehidupan sehari-hari siswa.

Ø  Guru menunjukkan komponen asli motor bakar melalui stand engine yang ada

Ø  Guru menunjukan simulasi terkait materi pokok motor bakar, motor 4tak dan 2tak

 

v   Menanya

Ø  Guru mengajukan pertanyaan terkait tayangan atau simulasi maupun hal-hal yang berhubungan dengan motor bakar, motor 4tak dan 2tak

Ø  Guru menjelaskan klasifikasi motor bakar

Ø  Peserta didik memperhatikan penjelasan tentang cara kerja motor bakar 4 tak dan 2 tak

Ø  Guru menanyakan kepada peserta didik motor bakar melalui alat peraga dan cara kerjanya.

 

v   Mengeplorasi

Ø  Memberikan kesempatan kepada siswa untuk mendiskusikan materi yang telah disampaikan.

Ø  Menunjuk    beberapa    siswa    untuk menjelaskan materi        yang     telah disampaikan.

v   Mengaosiasi

 

 

15

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

50

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

30

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

50


 

 

 

Ø  Peserta didik menyimpulkan perbedaan- perbedaan seputar motor bakar 4tak dan 2tak

Ø  Guru menerangkan kembali tentang materi yang sudah dijelaskan

 

 

v   Mengkomunasikan

Ø  Peserta didik mampu menganalisiskan pada masing- masing mesin

Ø  Menunjuk salah satu siswa untuk mengkomunikasikan apa yang telah disampaikan oleh guru ke peserta didik lainnya

1.3  Kegiatan Akhir

Ø  Post test untuk mengukur sejauh mana proses pembelajaran telah terlaksana

Ø  Peserta   didik   memperhatikan   penjelasan   untuk   pembahasan minggu berikutnya dan pemberian tugas

Ø  Menutup kelas:

-  Merapikan alat

-  Membersihkan ruangan

-  Melakukan doa bersama

 

30

 

 

 

 

 

 

 

30

 

 

 

 

20

Jumlah

225

 

2.     Pertemuan 3 & 4.

 

Kegiatan pembelajaran

Waktu

(Menit)

2.1  Kegiatan Awal  

Ø  Berdoa bersama yang dipimpin ketua kelas Absensi peserta didik untuk menumbuhkan sikap disiplin

Ø  Guru menjelaskan topik dan manfaat SK-KD dan indikator yang akan dipelajari, guna mengkondisikan dan memotivasi peserta didik untuk belajar

Ø  Pre test melalui Tanya jawab ke peserta didik tentang motor bakar dan klasifikasinya

2.2  Kegiatan Inti  

v   Mengamati

Ø  Peserta didik memperhatikan penjelasan tentang strategi pembelajaran serta cara penilaian yang akan dilakukan terkait dengan kompetensi yang dipelajari

Ø  Guru mengaitkan materi motor bakar dengan kehidupan sehari-hari siswa.

Ø  Guru menunjukkan komponen asli motor bakar melalui stand engine yang ada

Ø  Guru menunjukan simulasi terkait materi pokok motor bakar, motor diesel

 

 

15

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

50


 

 

 

 

 

 

 


v   Menanya

Ø  Guru mengajukan pertanyaan terkait tayangan atau simulasi maupun hal-hal yang berhubungan dengan motor bakar, motor 4tak dan diesel 4langkah

Ø  Guru menjelaskan klasifikasi motor bakar

Ø  Peserta didik memperhatikan penjelasan tentang cara kerja motor bakar 4 tak dan mesin diesel 4langkah

Ø  Guru menanyakan kepada peserta didik motor bakar melalui alat peraga dan cara kerjanya.

 

v   Mengeplorasi

Ø  Memberikan kesempatan kepada siswa untuk mendiskusikan materi yang telah disampaikan.

Ø  Menunjuk    beberapa    siswa    untuk    menjelaskan    materi    yang telah disampaikan.

 

 

v   Mengaosiasi

Ø  Peserta didik menyimpulkan perbedaan- perbedaan seputar motor bakar 4tak bensin dan mesin diesel

Ø  Guru menerangkan kembali tentang materi yang sudah dijelaskan

 

 

v   Mengkomunasikan

Ø  Peserta didik mampu menganalisikan pada masing- masing mesin

Ø  Menunjuk salah satu siswa untuk mengkomunikasikan    apa yang  telah disampaikan oleh guru ke peserta didik lainnya

 

2.3  Kegiatan Akhir

Ø  Post test untuk mengukur sejauh mana proses pembelajaran telah terlaksana

Ø  Peserta   didik   memperhatikan   penjelasan   untuk    pembahasan minggu berikutnya dan pemberian tugas

Ø  Menutup kelas:

-  Merapikan alat

-  Membersihkan ruangan

-  Melakukan doa bersama

 

 

 

 

 

 

 

30

 

 

 

 

 

 

 

 

50

 

 

 

 

 

 

 

 

30

 

 

 

 

 

 

 

30

 

 

 

 

20

Jumlah

225


 

 

 

 

3.  Pertemuan 5 & 6.

 

Kegiatan pembelajaran

Waktu

(Menit)

3.1  Kegiatan Awal  

Ø  1. Berdoa bersama yang dipimpin ketua kelas

Ø  Absensi peserta didik untuk menumbuhkan sikap disiplin

Ø  Guru menjelaskan topik dan manfaat SK-KD dan indikator yang akan dipelajari, guna mengkondisikan dan memotivasi peserta didik untuk belajar

Ø  Pre test melalui Tanya jawab ke peserta didik tentang motor bakar dan klasifikasinya

3.2  Kegiatan Inti  

v   Mengamati

Ø  Peserta didik memperhatikan penjelasan tentang strategi pembelajaran serta cara penilaian yang akan dilakukan terkait dengan kompetensi yang dipelajari

Ø  Guru mengaitkan materi motor listrik dengan kehidupan sehari-hari siswa.

Ø  Guru menunjukkan komponen asli motor listrik melalui stand engine yang ada

Ø  Guru menunjukan simulasi terkait materi pokok motor listrik dan generator listrik

v   Menanya

Ø  Guru mengajukan pertanyaan terkait tayangan atau simulasi maupun hal-hal yang berhubungan dengan motor listrik

Ø  Guru menjelaskan klasifikasi generator

Ø  Peserta didik memperhatikan penjelasan tentang cara kerja motor listrik dan

generator listrik                                                                                       

Ø  Guru menanyakan kepada peserta didik motor bakar melalui alat peraga dan

cara kerjanya.

 

 

v   Mengeplorasi

Ø  Memberikan kesempatan kepada siswa untuk mendiskusikan materi yang telah disampaikan.

Ø  Menunjuk beberapa siswa untuk menjelaskan materi yang telah disampaikan.

v   Mengaosiasi

Ø  Peserta didik menyimpulkan perbedaan- perbedaan seputar motor listrik dan generator listrik

 

 

15

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

50

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

30

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

50

 

 

 

 

30


 

 

 

Ø  Guru menerangkan kembali tentang materi yang sudah dijelaskan

 

 

v   Mengkomunasikan

Ø  Peserta didik mampu menganalisikan pada masing- masing mesin

Ø  Menunjuk salah satu siswa untuk mengkomunikasikan apa yang telah disampaikan oleh guru ke peserta didik lainnya

 

3.3 Kegiatan Akhir

Ø  Post test untuk mengukur sejauh mana proses pembelajaran telah terlaksana

Ø  Peserta    didik    memperhatikan penjelasan          untuk pembahasan       minggu berikutnya dan pemberian tugas

Ø  Menutup kelas:

-  Merapikan alat

-  Membersihkan ruangan

-  Melakukan doa bersama

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

30

 

 

 

 

20

 

225

 

H.   Alat, Bahan dan Sumber belajar

a.  Alat

1.   LCD Proyektor ( Laptop)

2.   White Board

3.   Boardmarker

4.   Set tool box

b.  Bahan

1.   Alat peraga motor 4 tak.

2.   Alat peraga motor 2 tak.

3.   Alat peraga motor diesel

4.   Alat peraga motor listrik

c.  Sumber Belajar

1.   Modul Teknologi Dasar Otomotif

2.   Modul Motor Bakar

3.   Pedoman perawatan mesin motor 4 tak dan 2 tak

4.   Generator dan motor listrik

I.       Penilaian

A.   Tes teori (tertulis) bentuk essay dan tes program.

B.   Tes lisan / wawancara.

C.   Tugas-tugas.


 

 

J.         PERANGKAT PENILAIAN

1.   Rancangan Penilaian

Kompetensi Keahlian     : Teknik Otomotif

Standar Kompetensi        : Menjelaskan Proses-proses Mesin Konversi Energi

Kompetensi Dasar           : Menjelaskan Konsep Motor Bakar

 

 

Kompetensi Dasar/Indikator

Metode Penilaian

Tes tulis

Tes lisan /

Wawancara

Tugas-tugas

Lain-lain

1.      Menjelaskan definisi motor bakar a.Peserta didik dapat menjelaskan

pengertian motor bakar

b. Peserta didik mampu mengklasifikasikan motor bakar sesuai dengan buku informasi

c.Peserta didik dapat menjelaskan perbedaan motor bakar 4 tak dan 2 tak berdasarkan jenis motor bakarnya

sesuai dengan buku informasi

Ö

Ö

Ö

 

2.    Menjelaskan cara kerja motor bakar a.Peserta didik mampu menjelaskan cara

kerja motor 4 tak dan 2 tak sesuai dengan buku informasi

b. Peserta didik dapat menjelaskan komponen-komponen motor bakar 4 tak

dan 2 tak sesuai dengan buku informasi

Ö

Ö

Ö

 

3.    Menjelaskan performansi motor bakar dan kerugian dalam suatu system (efesiensi motor bakar)

a. Peserta didik mampu menjelaskan konsep efisiensi motor bakar sesuai dengan buku informasi

b.   Peserta didik dapat menjelaskan efisiensi siklus motor bakar

c. Peserta didik mampu memahami permasalahan yang berhubungan dengan efisiensi motor bakar

Ö

Ö

Ö

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


 

 

 

4.     Menjelaskan performansi motor listrik dan kerugian dalam suatu system (efesiensi motor listrik)

a.  Peserta didik mampu menjelaskan konsep efisiensi motor listrik dan generator listrik sesuai dengan buku informasi

b.  Peserta didik dapat menjelaskan efisiensi cara kerja motor listrik

c.  Peserta didik mampu memahami

permasalahan yang berhubungan dengan efisiensi motor listrik

Ö

Ö

Ö

 

 

 

 

2.   Rambu-rambu Penilaian

Instrumen penilaian yang perlu disiapkan meliputi:

A.     Tes Tulis.

a.     Tes tulis terdiri dari 5-10 soal.

b.     Bobot soal essay nilainya 10-20.

c.     Jumlah bobot nilai seluruhnya adalah 100.

B.   Tes Lisan/wawancara.

C.  Tugas-tugas.

 

 

3.   Materi tes pada KD.

A.           Tes Tulis

1.     Pertemuan 1

Soal :                                                                                   

1)        Jelaskan pengertian motor bakar!

2)        Menurut proses langkah pembakarannya, sebutkan klasifikasi motor bakar!

3)        Sebutkan klasifikasi motor bakar menurut letak pembakarannya!

4)        Jelaskan pengertian dan cara kerja motor 4 tak!

5)        Jelaskan pengertian dan cara kerja motor 2 tak! Kunci Jawaban :

1)        Motor bakar adalah motor yang merubah tenaga panas dari hasil pembakaran campuran bahan bakar dan                                               udara menjadi tenaga mekanik

2)        Bila ditinjau dari langkah (Stroke) pada proses pembakarannya, motor yang berkembang saat ini ada motor 2 langkah dan motor 4 langkah.


 

 

3)        Klasifikasi motor bakar menurut letak pembakarannya dapat dibagi menjadi dua yaitu : motor pembakaran dalam (internal combustion chamber) contohnya motor bensin,motor solar. Dan motor pembakaran luar (eksternal combustion chamber) contohnya motor uap, turbin.

4)        Pengertian dan cara kerja motor 4 tak ; Motor 4 tak adalah motor dengan 2 kali putaran poros engkol/crankshaft menghasilkan 4 kali langkah torak untuk melakukan 1 kali usaha

Prinsip kerja motor bensin 4 langkah ;

o   Langkah hisap :

Piston bergerak dari TMA ke TMB, katup masuk membuka, campuran bahan bakar dan udara masuk ke ruang bakar, katup buang menutup.

o   Langkah kompresi :

Piston bergerak dari TMB ke TMA, katup masuk dan katup buang tertutup, campuran bahan bakar dan udara dikompresikan dengan tekanan antara 9 Kg/cm2 -12 Kg/cm2

o   Langkah usaha :

Beberapa derajad sebelum TMA busi meloncatkan api maka terjadilah pembakaran. Tenaga pembakaran akan mendorong piston dari TMA ke TMB, tenaga tersebut akan dikirim oleh connecting rod menjadi tenaga putar pada crank shaft.dan pada saat ini kedua katup dalam keadaan tertutup.

o   Langkah buang :

Piston bergerak dari TMB ke TMA, katup masuk menutup dan katup buang membuka, gas sisa pembakaran akan terdorong keluar melalui saluran buang.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Gambar. Proses Pembakaran Mesin 4 TAK

 
Gambar :

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

5)        Pengertian motor 2 tak ;

Motor dengan 1 kali putaran poros engkol menghasilkan 2 kali langkah torak untuk menghasilkan 1 kali usaha

 

Prinsip Kerja motor bensin 2 langkah


 

 

o   Langkah kompresi,buang dan penghisapan :

Pada langkah ini piston 6 bergerak dari TMB ke TMA, di atas piston terjadi tekanan sehingga ketika piston belum menutup saluran buang 2, gas sisa pembakaran akan mengalir ke saluran buang dan ketika piston menutup saluran buang ,di dalam ruang bakar 5 terjadi kompresi. di bawah piston terjadi penghisapan, campuran bahan bakar dan udara masuk ke ruang engkol 9, melalui saluran pemasukan 1 .

o   Langkah usaha, pemasukan dan buang :

Beberapa derajad sebelum piston mencapai TMA busi 4 meloncatkan api sehingga terjadi pembakaran, tenaga pembakaran akan mendorong piston ke bawah dan melalui connecting rod 7 tenaga tersebut dikirim menjadi tenaga mekanik pada crank shaft 8. Di bawah piston terjadi tekanan. Pada saat saluran buang terbuka dan saluran pemasukan tertutup, pemasukan campuran baru ke ruang bakar sekaligus mendorong gas bekas keluar melalui saluran buang.

Gambar :

Text Box: Gambar. Proses Pembakaran Mesin 2 TAK

 

2.     Pertemuan 2

Soal:

1)   Apa yang dimaksud dengan

a)             TMA

b)             TMB

2)   Jelaskan pengertian komponen motor

a)             Poros engkol/Crank Shaft

b)             Poros Nok/ Cam Shaft

c)             Panjang langkah

d)             Kepala silinder/Cylinder head

3)   Jelaskan pula fungsi dari komponen-komponen diatas!!!

4)   Sebutkan perbedaan motor bensin dan motor diesel?

5)   Sebutkan efisiensi motor bakar ?


                                                         

Jawaban:

1)    Pengertian dari:

a)      TMA: Titik Mati Atas adalah batasan maksimal gerakan piston ke atas,

b)      TMB: Titik Mati Bawah adalah batasan maksimal gerakan piston ke bawah.

2)    Pengertian dari:

a)      Poros engkol/Crank Shaft

Adalah penerima beban dari piston dan batang piston, akibat tenaga hasil pembakaran.

b)      Poros nok /Cam shaft

Adalah sebuah poros yang dilengkapi dengan nok-nok sebagai penggerak mekanik katup.Poros nok sebagai penggerak mekanik katup ada yang hanya untuk katup buang atau katup masuk saja, ada pula yang sekaligus menggerakkan katup masuk dan buang

c)      Panjang langkah

Adalah jarak yang ditempuh oleh piston didalam pergerakannya dari TMA sampai dengan TMB

d)      Kepala silinder/Cylinder head

Adalah membentuk/menempatkan ruang bakar dan mekanik katup.

3)    Fungsi dari

a)      Poros engkol adalah untuk meneruskan tenaga/putaran ke roda penerus.

b)      Poros nok adalah sebagai penggerak mekanik katup

c)      Panjang langkah adalah sebagai jarak lintasan piston bergerak naik turun.

d)      Kepala silinder adalah sebagai tempat untuk pembakaran dan juga sebagai tempat katup-katup.

4)    Perbedaan:

 

Item

Motor Diesel

Motor Bensin

Siklus Pembakaran

Siklus Sabathe

Siklus Otto

Tekanan kompresi

16-22 Kg/cm2

9-12 Kg/cm2

Ruang bakar

Rumit

Sederhana

Percampuran bahan

bakar

Diinjeksikan pada akhir

langkah

Dicampur dalam

karburator

Metode penyalaan

Terbakar sendiri

Percikan busi

Bahan bakar

Solar

Bensin

Getaran suara

Besar

Kecil

Efisiensi panas (%)

30-40

22-30

Tabel. Perbedaan Motor Diesel dan Motor Bensin


 

 

5)    Efisiensi motor bakar adalah performa atau unjuk kerja dari motor bakar dalam fungsi sebagai pengubah energi panas menjadi energi gerak. Agar     sesuai dengan kebutuhannya.

 

3.  Pertemuan 3

a.  Soal Motor listrik

 

 

No

SOAL

KUNCI JAWABAN

S

1

Jelaskan arti istilah Listrik dengan

kata-kata peserta sendiri.

Listrik adalah suatu bentuk energi. Efek listrik

adalah kemagnetan, panas dan pergerakan.

20

2

Jelaskan dengan singkat arti istilah-istilah berikut ini :

a.  Proton

b.  Elektron

c.  Neutron

d.  Aliran listrik

e.  Ion positif

f.  Ion negatif

a.         Proton – Partikel bermuatan listrik positif yang berada di dalam inti/nukleus atom.

b.        Elektron – Partikel bermuatan listrik negatif mengorbit pada nukleus atom.

c.         Neutron – Partikel tidak bermuatan listrik yang berada di dalam nukleus atom.

d.        Aliran arus – Perpindahan elektron-elektron.

e.         Ion Positif Atom yang kekurangan sebuah elektron.

f.          Ion Negatif – Atom yang kelebihan sebuah elektron.

30

3

Jelaskan dengan singkat pengertian motor listrik dan sebutkan contohnya!

Motor listrik adalah sebuah mesin yang merubah energi listrik menjadi energi mekanis. Motor bekerja karena ada gaya yang bekerja pada konduktor yang melewatkan medan arus dan medan magnet yang ditimbulkan oleh angker dinamo.

Contohnya Dinamo stater

10

4

Jelaskan dengan singkat dasar kerja motor sederhana.

Jika arus mengalir melalui konduktor (angker dinamo) timbul garis fluks magnet di sekitar konduktor. Garis fluks magnet ini bereaksi dengan garis fluks magnet yang bergerak antara kutub utara dan selatan medan magnet.

Komutator membuat reaksi kedua medan

magnet mengakibatkan angker dinamo tetap

20


 

 

 

 

 

berputar pada arah yang sama.

 

5

Sebutkan Aturan Tangan Kiri Fleming

Letakkan jempol tangan, jari telunjuk dan jari tengah dari tangan kiri saling membuat sudut siku-siku satu sama lain dengan jari telunjuk menunjuk searah dengan garis gaya magnet, jari tengah searah dengan aliran arus, maka jempol akan menunjukkan arah gaya yang bekerja pada

konduktor

20

 

 

SEKOR AKHIR

100

 

b.  Soal Generator listrik

1.     Jelaskan prinsip kerja generator! (bobot skor 3)

2.     Jelaskan prinsip kerja motor listrik arus searah ! (bobot skor 3)

3.     Jelaskan aplikasi motor listrik arus searah pada bidang otomotif!(bobot skor 4)

 

 

1.     Prinsip kerja generator adalah berdasarkan induksi elektromagnetis yaitu bila penghantar dilewatkan melalui garis gaya magnet, maka dalam penghantar akan terbangkit gaya gerak listrik.

2.     Motor listrik arus searah mempunyai prinsip kerja berdasarkan percobaan Lorents yang menyatakan.“Jika sebatang penghantar listrik yang berarus berada di dalam medan magnet maka pada kawat penghantar tersebut akan terbentuk suatu gaya, yang dinamakan gaya lorenz, sedang arah gayanya berdasar kaidah tangan kiri Flemming

3.     Aplikasi motor listrik arus searah pada otomotif antara lain adalah lain motor starter, motor wiper, blower Air Conditioning (AC), pompa air pembasuh kaca, power window, pompa bahan bakar, motor untuk otomatisasi gerakan antena/perubahan posisi tempat duduk/kaca spion.

B.     Tes Lisan / wawancara

Tes lisan / wawancara dilaksanakan secara tidak terstruktur dengan memberikan beberapa pertanyaan kepada seluruh siswa acara bergiliran dimana bahan wawancara diambil dari beberapa tugas program.

 

C.     Tugas-tugas

-  Membuat makalah tentang perbedaan motor 2 Tak dengan motor 4 tak

-  Membuat makalah tentang motor listrik dan generator listrik

 

 

Evaluasi KD : Memahami Motor Bakar


 

 

Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan jelas!

1.     Jelaskan 4 jenis-jenis energi! (bobot 5)

2.     Jelaskan pengertian mesin konversi energi beserta contohnya! (bobot 10)

3.     Bagaimanakah proses konversi energi pada motor bakar? (bobot 5)

4.     Jelaskan jenis motor bakar berdasarkan tempat pembakaran beserta gambarnya! (bobot 20)

5.     Jelaskan siklus motor bensin 2 langkah! (bobot 10)

 

 

Kunci jawaban:

1.     Jenis-jenis energi antara lain:

a.          Energi potensial adalah energi yang tersimpan pada benda karena kedudukannya.

b.         Energi mekanik adalah energi total yaitu penjumlahan antara energi kinetic dengan energi potesial. Adapun energi atau kerja mekanik pada mesin-mesin panas adalah kerja yang dihasilkan dari proses ekspansi atau kerja yang dibutuhkan proses kompresi.

c.          Energi Listrik adalah energi yang berkaitan dengan arus elektron, dinyatakan dalam watt-jam atau kilo watt-jam.

d.         Energi Kimia merupakan energi yang keluar sebagai hasil interaksi elektron di mana dua atau lebih atom/molekul berkombinasi sehingga menghasilkan senyawa kimia yang stabil.

Rubrik Penilaian:

 

 

No.

Kriteria Jawaban

Nilai /

Skor

1

Menjelaskan 4 jenis energi dengan benar

5

2

Menjelaskan 3 jenis energi dengan benar

4

3

Menjelaskan 2 jenis energi dengan benar

3

4

Menjelaskan 1 jenis energi dengan benar

2

5

Menjawab tetapi tidak berkaitan dengan pertanyaan

1

6

Tidak menjawab atau lembar jawab kosong

0

SKOR MAKSIMAL

5

 

2.     Mesin konversi energi adalah suatu pesawat yang mengubah suatu energi menjadi energi yang lain sehingga menghasilkan suatu kerja/usaha yang dimanfaatkan untuk kepentingan manusia


 

 

Contoh mesin konversi energi antara lain:

a)      Motor bakar merupakan suatu pesawat kerja yang mengubah energi kimia dari campuran bahan bakar menjadi energi mekanik.

b)      Refrigator (air condition) merupakan suatu pesawat kerja yang mengubah energi listrik dan mekanik menjadi energi thermal.

c)      Motor starter merupakan suatu pesawat kerja yang mengubah energi listrik menjadi energi gerak.

d)      Alternator merupakan suatu pesawat kerja yang mengubah energi gerak menjadi energi listrik.

 

 

 

 

 

 

 

 

Rubrik penilaian:

 

No.

Kriteria Jawaban

Nilai /

Skor

1

Menjelaskan pengertian mesin konversi energi beserta contohnya dengan benar

10

2

Menjelaskan pengertian mesin konversi energi dengan benar tetapi contohnya

salah

7

3

Menjelaskan pengertian mesin konversi energi dengan benar tetapi tidak

menyebutkan contohnya

5

4

Menjelaskan pengertian mesin konversi energi dengan benar tetapi contohnya

kurang lengkap dan tidak tepat

3

5

Menjawab dengan jawaban yang salah atau tidak ada kaitannya dengan

pertanyaan

1

6

Tidak menjawab atau lembar jawab kosong

0

SKOR MAKSIMAL

10

 

 

3.     Proses konversi energi pada motor bakar adalah energi kimia dari bahan bakar diubah menjadi energi mekanik pada gerakan naik turun piston.Energi kimia dari bahan bakar tersebut menghasilkan energi panas dan energy panas itu akan diubah menjadi energy gerak mekanik.


 

 

Rubrik Penilaian:

 

No.

Kriteria Jawaban

Nilai /

Skor

1

Menjelaskan proses konversi energi pada motor bakar dengan lengkap dan

benar

5

2

Menjelaskan proses konversi energi pada motor bakar hanya pada perubahan

energi kimia ke energi panas

4

4

Menjelaskan proses konversi energi pada motor bakar hanya pada perubahan

energi panas ke energi mekanik

3

5

Menjawab dengan jawaban yang salah atau tidak ada kaitannya dengan

pertanyaan

1

6

Tidak menjawab atau lembar jawab kosong

0

SKOR MAKSIMAL

5

 

4.   Jenis motor bakar berdasarkan tempat pembakarannya yaitu:

a.  Motor pembakaran luar


Gambar. Motor Pembakaran Luar

Pada motor pembakaran luar ini, proses pembakaran bahan bakar terjadi diluar mesin itu, sehingga untuk melaksanakan pembakaran digunakan mesin tersendiri. Panas dari hasil pembakaran bahan bakar tidak langsung diubah menjadi tenaga gerak, tetapi terlebih dulu melalui media penghantar, baru kemudian diubahmenjadi tenaga mekanik. Misalnya pada ketel uap dan turbin uap.

b.      Motor pembakaran dalam


Gambar. Motor Pembakaran Dalam


 

 

Pada motor pembakaran dalam, proses pembakaran bahan bakar terjadi di dalam mesin itu sendiri, sehingga panas dari hasil pembakaran langsung bisa diubah menjadi tenaga mekanik. Misalnya : pada turbin gas, motor bakar torak dan mesin propulasi pancar gas.

 

Rubrik penilaian:

 

No.

KriteriaJawaban

Nilai /

Skor

1

Menjelaskan 2 jenis motor bakar berdasarkan proses pembakaran beserta

gambarnya dengan benar

20

2

Menjelaskan 2 jenis motor bakar berdasarkan proses pembakaran dengan

benar tetapi gambarnya salah

16

3

Menjelaskan 2 jenis motor bakar berdasarkan proses pembakaran dengan

salah tetapi gambarnya benar

12

4

Menjelaskan 1 jenis motor bakar berdasarkan proses pembakaran beserta

gambarnya dengan benar

8

5

Menjelaskan 1 jenis motor bakar berdasarkan proses pembakaran dengan

benar tetapi gambarnya salah

4

6

Menjelaskan 1jenis motor bakar berdasarkan proses pembakaran dengan

salah tetapi gambarnya benar

2

7

Menjawab dengan jawaban yang salah atau tidak ada kaitannya dengan

pertanyaan

1

8

Tidak menjawab atau lembar jawab kosong

0

SKOR MAKSIMAL

20

 

5.   Siklus kerja motor bensin 2 langkah yaitu:

a.       Langkah 1                                                                            

Pada langkah ini torak/piston bergerak dari Titik Mati Bawah (TMB) ke Titik Mati Atas (TMA).

·  Proses di bawah piston

Pada saat piston bergerak ke TMA, ruangan yang berada di poros engkol (di bawah piston) menjadi membesar sehingga akan menyebabkan kevakuman pada ruangan di bawah piston. pada saat gerakan piston menuju ke TMA, ternyata piston membuka saluran masuk sehingga menyebabkan udara dari luar yang telah bercampur dengan bahan bakar dan oli masuk kedalam crankcase.


 

 

·  Proses di atas piston.

Piston mengkompresikan udara dan bahan bakar yang berada di ruang silinder dengan kondisi lubang buang tertutup. Kompresi akan terus dilakukan sampai piston menuju TMA.

b.      Langkah 2

Pada langkah ini torak/piston bergerak dari TMA ke TMB

·  Proses di atas piston Langkah Usaha

Beberapa derajad sebelum TMA, busi akan memercikkan bunga api untuk membakar campuran udara dan bahan bakar yang telah terkompresi. Pada saat terjadi pembakaran torak akan terdorong ke bawah menuju ke titik mati bawah.

Langkah buang

Dorongan torak kebawah akan membuka saluran buang dan mengeluarkan gas sisa pembakaran keluar dari silinder.

·  Proses dibawah piston

Gerakan piston yang menuju ke bawah setelah membuka saluran buang selanjutnya akan membuka saluran bilas (saluran transfer). Lewat saluran bilas gas baru dari bawah crank case akan terdorong menuju ke ruang atas untuk dikompresi, hal ini karena desakan piston menuju ke TMB.

Rubrik penilaian:

 

No.

Kriteria Jawaban

Nilai /

Skor

1

Menjelaskan siklus motor bensin 2 langkah pada langkah 1 dan langkah 2 dengan benar

10

2

Menjelaskan siklus motor bensin 2 langkah pada langkah 1 dengan benar tetapi langkah

2 salah

8

3

Menjelaskan siklus motor bensin 2 langkah pada langkah 2 dengan benar tetapi langkah

1 salah

6

4

Menjawab dengan jawaban yang salah atau tidak ada kaitannya dengan pertanyaan

2

5

Tidak menjawab atau lembar jawab kosong

0

SKOR MAKSIMAL

10

 

Jurnal Bulan Februari 2025